23 Februari 2009

Fakta2 aneh/lucu seputar perang salib

1. Suatu hari, Richard the Lion Heart sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin mengirimkan dokter terbaiknya untuk mengobati Richard. Kapan lagi kita bisa mendapatkan pemimpin kaum muslim yang memiliki akhlak seperti Salahuddin?
2. Pada suatu peristiwa di pertempuran di Jaffa, ketika pasukan kavaleri Tentara Salib merasakan kelelahan, Richard sendiri memimpin pasukan tombak melawan kaum muslim. Salahuddin nyaris berada di sisinya dengan penuh kekaguman. Saat dia melihat kuda Richard terjatuh di bawahnya, seketika Sultan mengirimkan tukang kudanya ke medan pertempuran dengan dua ekor kuda yang masih segar untuk Raja Inggris yang berani itu.

3. Richard the Lion heart, yang terkenal sebagai Raja Inggris, dan konyolnya beliau tidak bisa bahasa inggris. Karena sejak kecil dia selalu berada di Prancis. Dia cuma numpang lahir di Inggris. Bahkan konon, beliau lebih mahir bahasa Arab daripada bahasa Inggris.

4. Saking tidak percayanya dengan motivasi rekannya sesama ekspedisi perang salib, Raja Richard pernah mengatakan : "Saya lebih rela Yerusalem dipimpin oleh seorang Muslim yang bijak dan berjiwa ksatria daripada kota suci itu jatuh ketangan para baron Eropa yang hanya mengejar kekayaan pribadi "

5. Ada juga cerita mengenai Richard yang memasuki Yerusalem dengan menyamar dan makan malam bersama Salahuddin : mereka benar-benar saling bersikap ramah. Dalam rangkaian perbincangan, Richard bertanya kepada Sultan tentang bagaimana pandangannya mengenai Raja Inggris. Salahuddin menjawab bahwa Richard lebih mengunggulinya dalam sifat keberaniannya sebagai seorang ksatria, tapi kadang-kadang dia cenderung menyia-nyiakan sifatnya ini dengan terlalu gegabah dalam pertempuran. Sedangkan menurutnya Richard, Salahuddin terlalu moderat dalam memperkuat nilai-nilai keksatriaan, bahkan dalam pertempuran

6. Ketika ada salah satu panglima perang Salahuddin memberontak, Richard membunuhnya dan menyerahkan kepalanya pada Salahuddin serta berkata, "Aku tidak ingin orang ini mengacaukan "permainan kecil kita". Dan keesokan harinya mereka bertempur sengit.

7. Pernah dalam suatu pertempuran, Richard melihat bahwa pedang Salahuddin tumpul dan dia menghentikan perang hari itu untuk memberikan kesempatan agar Salahuddin mengasahnya

8. Akibat dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Maka.Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad. Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.

17 Februari 2009

Lebih Baik Pakai Pampers Daripada Mati di Tangan Al-Qassam


Pasukan Al-Qassam memergoki tentara Israel mengenakan Pampers, karena mereka takut buang hajat di luar tank (Hidayatullah. com)— Bukan hanya bayi yang mengenakan popok alias pampers. Tetapi tentara Yahudi-Israel juga mengenakannya. Tapi bukan karena mereka suka ngompol. Ini disebabkan karena mereka takut buang air di luar kendaraan tempur karena khawati serangan para pejuang Al-Qassam. Mungkin karena ketakutan itulah yang membuat alasan pasukan Israel hingga memutuskan mengenakan Pampers. Gara-gara sikapnya yang lucu ini, para pemuda Palestina memberi julukan baru pada mereka dengan sebuah Jaish Pampers (tentara Pampers). Julukan ini bukanlah tanpa dasar, para pejuang Al-Qassam berhasil mengungkap bahwa pasukan Israel memakai penampung air seni, yang biasa dipakai anak-anak atau para manula. Lewat jumpa pers, di hadapan para wartawan yang ditayangkan channel Al Quds, pasca pertempuran Al Furqan, beberapa waktu lalu. "Di mana keberanian tentara itu (Israel), yang menyerang dengan dukungan teknologi. Dari udara, dari atas awan, dari laut, serta dari dalam tank mereka yang terlindungi, untuk menghadapi para pemuda yang tidak memiliki banyak persenjataan, akan tetapi mereka bisa mengalahkan, " ujarnya. "Dan kami akan menggambarkan kepengecutan para tentara Zionis itu, adalah hal yang paling aneh, bahwa yang selalu kita nilai sebagai militer yang terkuat di dunia ternyata mengenakan Pampers, dan mereka tidak mau keluar dari tank, untuk menghadapi para pejuang," tambah pejuang Al-Qassam. Kontan, kabar itu menjadi bahan tertawaan penduduk Palestina serta ramai dibicarakan dalam forum-forum diskusi di internet. Bermacam-macam komentar beredar, "bisa-bisa pemerintahan Israel akan memboikot produk Pampers, karena telah menyebabkan mereka kalah perang", "pesawat tempur Israel terpaksa kembali ke pangkalan mereka, karena pilotnya lupa belum mengganti Pampersnya yang lama", ada juga komentar, "militer Israel telah menghubungi perusahaan Pampers agar memperbesar ukuran, agar lebih bisa tahan lama".

Sumber:www.hidayatullah .com
Berikut ini link Izzis PKS terbaru, semoga bisa menjadi penyemangat disela-sela aktivitas kita semua.www.4shared. com
1. Arti Kemenangan - Izzatul Islam.mp3
2. Bangkit Negeriku - Izzatul Islam.mp3
3. Hymne PKS - Izzatul Islam.mp3
4. Islam Cinta Keadilan - Izzatul Islam.mp3
5. Mars PKS - Izzatul Islam.mp3
6. PKS Menang - Izzatul Islam.mp3
7. PKS no 8 - Izzatul Islam.mp3
8. Allah Bersamamu - Izzatul Islam.mp3
9. Hymne PKS - Izzatul Islam - 128Kbps
10. Mars PKS - Izzatul Islam - 128Kbps

12 Februari 2009

HAMAS membuat Tim Nasyid

Musik banyak terbukti ampuh memberikan semangat. Kelompok yang memegang teguh prinsip agama seperti Hamas pun tak menafikan fakta ini. Karena itu, sekitar Juli lalu, organisasi yang didirikan Syekh Ahmad Yassin itu membentuk sebuah grup band.

Karena situasinya memang sedang berperang dengan penjajah Israel, band pertama Hamas ini pun beraroma perjuangan. Namanya ‘Pelindung Tanah Air’ (PETA) dan beranggotakan enam orang yang pernah bertempur melawan milisi Fatah Juni lalu. Seragam mereka berwarna biru cerah. PETA ini bagian dari departemen seni di the Executive Force, layanan keamanan internal Hamas.

Band ini rajin berlatih tiap hari meski dengan segala keterbatasan yang ada. Maklum, sejak Hamas menguasai Jalur Gaza pertengahan Juni lalu, kondisi di sana makin tak menentu. Wilayah yang dihuni sekitar 1,5 juta warga Palestina itu kekuarangan pasokan bahan makanan, listrik, air, dan BBM lantaran diisolasi Israel. Penderitaan mereka kian bertambah setelah negara Zionis itu menetapkan Gaza sebagai entitas musuh.

PETA menggunakan sebuah ruangan kecil di kompleks markas besar kepolisian Kota Gaza sebagai studio latihan. Hanya dilengkapi sebuah komputer jinjing dan amplifier 12 trek.

Namanya juga bentukan Hamas, lagu-lagu yang dihasilkan kental dengan pesan-pesan Islami dan militeristik. Perhatikan salah satu lirik dalam judul Perubahan dan Reformasi. “Dengan mengafani orang mati kita mendapat inspirasi.”

Memang PETA dibentuk untuk menyemangatkan para prajurit Hamas. “Kami ingin mendorong tentara dan pejabat berusaha yang dibutuhkan dalam perjuangan mengakhiri penjajahan,” kata Mayor Khosam Abu Abdu, 40 tahun, mantan polisi. Lantaran suaranya merdu, Khosam didaulat menjadi pemimpin vokal dan mengepalai band ini. Ia memang sering menjadi muadzin di masjid.

Band ini sudah menghibur unit-unit kepolisian dan penjara di Gaza. Tapi jangan harap ada penonton perempuan. “Itu tidak mungkin,” ujar Khosam. Ia bermimpi suatu saat bisa merilis album pertama dan manggung di lapangan terbuka.

Kehadiran PETA membuktikan Hamas tak alergi dengan budaya Barat. Ketika pemilu parlemen Januari 2005, mereka menyambut kehadiran bintang Hollywood Richard Gere. Bahkan ia dianggap berjasa memenangkan Hamas. “Kami berterima kasih kepada Richard Gere atas usahanya dalam memenangkan Hamas,” kata Abu Abdullah, anggota senior.

Sumber:www.hamaslovers.wordpress.com

The war where I was killed and Gaza survived


A boy walks on the rubble of a destroyed home in the Gaza Strip. (Eman Mohammed)
Since Israeli missile savagery first hit Gaza, everything started to become blurry to me. My vision was totally unclear -- all the horrible events went in slow motion as if I was watching a horror movie, but the most realistic one I've ever seen.

My biggest fear was losing a loved one.
After 21 indescribable days, "the war was over," or so they said. But it wasn't for me; enormous destruction covered the beautiful face of Gaza that I knew. Thousands of houses and buildings were wiped off the earth. Three weeks were all that Israeli warplanes and tanks needed to smash so many living creatures in Gaza including babies -- even unborn ones -- women, children, men and the elderly.

I wandered among the rubble of houses and the remains of lives for more than I can remember. I couldn't find the words or photographs to convey how much pain the people feel. Somehow they still manage to get up every morning. They search for a new start, to begin their lives again, or they search for remnants of the old life -- maybe a tattered family picture that was so precious to them.

Like the teddy bear with the ripped-off head which belonged to four-year-old Samar Abed Rabu who was hit three times in her chest and went abroad for treatment. Her father Khaled was clinging to it waiting for his baby girl to come back and get it after he lost her other two sisters Suad, seven, and Amal, two, in front of his eyes. Samar's broken teddy bear was the only thing that managed to comfort him.

A similar tragic loss, but a different time and place, was Manal al-Samouni's story. She was sitting near the remains of her destroyed house waiting for her brother's four children to return from visiting their father's grave. They lost him after he was injured while bravely rescuing his family. For four days he bled to death. This is their memory of their heroic father, Manal said.

Muhammad Balousha, age two, waited constantly by the door listening carefully to the sounds around him, hoping to recognize the sounds of his five sisters coming home. He does not know that on that one night they said goodnight and went to sleep, it was forever.

These were some of the stories I got emotionally involved with and maybe because of that I broke the first rule of journalism which is supposedly to stay professional, not to get involved. Whether I took photos, delivered a message, or whatever I was supposed to be doing, I did it all while watching my soul slip away, not being able to hold onto it or let it go, as if I were falling into a coma. I did not see this war coming even in my worst nightmares and I can't feel that it has gone because all that is left are lifeless bodies whether they are under the ground or still breathing above it.

The silence in Gaza is too loud, too bare. Words don't seem to ease the pain or heal the wounds. The shouts are gone without an echo, but Gaza's people still managed to get up from under the rubble and the torn memories. My people proved to me once again that they are stronger than these attacks and invasions. They have vanquished death by rebuilding their lives time after time. Maybe that's something I'll never be able to understand or do myself, since the day they stabbed Gaza, my soul was stolen by an evil force. I believe it was a war on Gaza, not in Gaza as they claim. Their attacks were barbarism, but Gaza managed to survive, one way or another.

Eman Mohammed is a Jordanian-Palestinian freelance photojournalist and reporter based in the Gaza Strip since 2005. (Eman Mohammed writing from the occupied Gaza Strip, Live from Palestine, 10 February 2009).
Sumber :www.electronicintifada.com

Keajaiban Gaza : "Pasukan seragam Putih" Muncul Di Gaza


Serangan 22 hari oleh tentara Israel ke Jalur Gaza masih menyisahkan cerita-cerita menakjubkan. Sebagian orang menilai, itulah ayaturrahman (tanda-tanda kebesaran Allah) di bumi Jihad, Jalur Gaza. Para mujahidin menceritakan bagaimana munculnya "pasukan lain" berseragam putih saat perang Al-Furqan berlangsung. Siapa mereka?

Situs berbahasa Arab, islammessage.com, menulis, bahwa seorang mujahidin Al-Qassam menyebutkan bahwa ada sebuah rumah milik keluarga Dardunah, yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais tepatnya di jalan Al Qaram.

Pasukan Israel mendatangi rumah ini, seluruh anggota keluarga diperintahkan untuk duduk di sebuah ruangan, salah satu anak laki-laki diinterogasi, mengenai ciri-ciri para pejuang Al-Qassam.
Laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga pingsan, dan itu terjadi berturut-turut selama tiga hari. Setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam memakai seragam hitam.
Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!?

Seorang warga Palestina, dalam multaqalqasami.com, juga memiliki kisah lain, mengenai "pasukan putih" ini. Ia mengaku, awalnya, ada seorang sopir ambulan yang dihentikan oleh pasukan Israel dan ditanya, apakah dia dari kelompok Hamas atau dari Fatah? Dan sopir malang itu menjawab. "Saya bukan kelompok mana-mana, saya cuma sopir ambulan", jawabnya. Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, "Pasukan yang berpakaian putih-putih di belakangmu tadi, masuk kelompok mana??. Si sopir pun kebingungan, karena ia merasa tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. "Saya tidak tahu", adalah satu-satunya jawaban yang dimiliki si sopir.

Jadi, siapa pasukan berseragam putih-putih yang senantiasa menghantui pasukan Zionis-Israel itu?
Sumber:Milist & www.hidayatullah.com

Ayat-ayat Ar-Rahman dalam Perang Al-Furqan


Dr. Abdul Rahman Yusuf Jamal

Tidak kebetulan bahwa perang yang dialami oleh rakyat Palestina di Gaza dengan penuh ketegaran dan sabar disebut dengan perang Al-Furqan. Penamaan itu sudah takdir Allah/ perang ini adalah perpanjangan dari perang Badar yang dinamakan Allah Maha Kuasa pada Hari Al-Furan dimana bertemua dua kelompok.

Dalam peperangan Badar kebersamaan Allah sangat tampak dengan pertolongan- Nya kepada orang yang beriman yang jumlahnya sedikit. Bahkan Allah mentadbir dan mengatur peperangan itu dengan mengerahkan malaikat untuk beperang dengan orang-orang yang beriman, malaikat memberikan rasa kantuk kepada orang mukmin untuk keamanan dan ketenangan bagi mereka, menurunkan air dari langit untuk untuk membersihkan orang-orang beriman dari kotoran setan dan mengikat hati-hati mereka dan meneguhkan kaki-kaki mereka, Allah mewahyukan kepada para malaikatnya untuk mengatakan

“أني معكم فثبتوا الذين آمنوا سألقي في قلوب الذين كفروا الرعب”

Bahwa Aku bersama kalian, maka kukuhkanlah pendirian orang-orang yang beriman. Akan kami berikan ketakutan dalam hati orang-orang kafir,” (Al-Anfal: 12)

Malaikat ikut memerangi orang-orang musyrik

“فاضربوا فوق الأعناق واضربوا منهم كل بنان”

Maka pukullah atas leher-leher mereka dan pukulah ujung jari-jari mereka”
Dan bidikan lemparan rasulullah yang mengena kepada sasaran

“فلم تقتلوهم ولكن الله قتلهم وما رميت إذ رميت ولكن الله رمي “

Maka tidaklah kalian yang membunuh mereka (orang kafir) tapi Allah yang membunuh mereka, dan tidaklah engkau yang melempar ketika engkau melempar namun Allah yang melempar” (Al-Anfal: 17)

Allah memperlihatkan jumlah orang-orang musyrik dimata Rasulullah dalam mimpinya dengan jumlah sedikit, dan Allah memperlihatkan dimata orang-orang mukmin jumlah orang-orang kafir sedikit. Ketika dua kelompok ini bertemu maka orang-orang kafir melihat jumlah orang mukmin dua kali lipat. Allah menolong siapa saja yang dikehendaki. Semua itu adalah karamah di pertempuran Al-Furqan.
Dalam pertempuran Al-Furqan di Gaza beberapa bulan lalu, sangat tampak kebersamaan dan dukungan pertolongan Allah kepada para mujahidin dan bahkan manusia secara umum. Allah memberikan sejumlah karamah kepada mujahidin untuk memberikan keteguhan di hati mereka. Itu tidak aneh dan asing. Para ulama menegaskan dengan dalil kuat bahwa para malaikat yang turun di perang Badar untuk berperang bersama orang-orang mukmin itu tidak khusus untuk ahli Badar namun umum untuk semua golongan orang-orang yang beriman; jika mereka ikhlas dan benar dalam jihadnya untuk meninggirkan kalimat Allah dan menegakkan syariat-Nya. Sejumlah mujahidin yang berada di medan jihad di Gaza menceritakan cerita-cerita yang terjadi dengan mereka yang membuat mereka tenang hatinya.

Karamah pertama adalah ketegaran para mujahidin di medan perang yang digempur habis pesawat tempur diatas mereka, tank disekeliling mereka. Namun mereka tetap berperang tanpa rasa gentar. Orang-orang yang menyaksikannya memiliki prasangka macam-macam terhadap Allah dan orang-orang seakan terguncang gempa bumi dengan dahsyat. Faktor-faktor pertolongan di bumi sudah habis dan hanya ada pertolongan dari Allah. Maka Allah melimpahkan karamah kepada mereka. Dalam peperangan yang pernah dialami kaum muslimin sepanjang sejarah banyak kisah-kisah yang tentang karamah ini.

Salah satu karamah terjadi di desa Migraqah. Dimana sejumlah mujahidin melihat dengan mata kepala mereka sendiri. Mereka melihat sebuah rumah dihancurkan Israel dengan bom besar sehingga khawatir akan merembet ke rumah sebelahnya. Dalam kebakaran hebat itu, mereka melihat seorang mujahid berdoa kepada Allah dengan menangis: “Wahai Allah yang menjadikan api dingin dan keselamatan bagi Ibrahim, padamkan api dengan kehendak-Mu” hanya selang tiga menit api itu padam. Maka para mujahidin yang turut menyaksikan itu menangis semua karena mereka merasakan Allah menolong dan mengabulkan doa mereka.

Masih pertempuran di Migraqah dimana pesawat-pesawat tempur Israel menggempur dan mengepung mujahidin dari atas mereka. Mereka tidak dapat bergerak. Tiba-tiba datang mendung yang memayungi mereka dan menutupi pesawat tempur Israel untuk melihat bumi. Maka para mujahidin bergerak menghindari tempat itu.

Ada juga cerita seorang mujahidin yang mengalami sendiri bersama rekan-rekannya yang sedang berada di sebuah rumah. Rudal dan misil dari pesawat dan tank Israel menggempur habis mereka, namun tak seorangpun terkena serangan itu. Sebagian kami merasa takut. Namun tiba-tiba ia mengajak kami menghadang tank-tank Israel yang menyerang kami sehingga Allah memberikan pertolongan untuk meledakkan beberapa tank yang ada. Maha Suci Allah yang menurunkan ketenangan dalam hati-hati orang yang beriman sehingga keimanan dan Allah memiliki tentara-tentara di langit dan bumi dan Allah Maha Perkasa dan Bijaksana.

Seorang mujahid menceritakan kepada penulis bahwa mereka melihat dua tank meledak dan terbakar di tempat mereka memasang bom ranjau. Ketika kami menghampiri dua tank Israel yang meledak, ternyata bom yang kami pasang belum meledak. Seorang mujahid lain menceritakan bahwa ia sendirian ketika setelah memasang bom ranjau. Beberapa saat kemudian ia sudah dikepung tank-tank Israel. Ia diberondong oleh tank-tank itu. Ia berbisik dalam dirinya, carilah tempat lebih aman. Namun ia mendengar suara tanpa wujud; tetap di tempatmu. Maka dia tetap berdiri di tempatnya tiba-tiba ketenangan merasuk dalam hatinya dan Allah memberikan pertolongan dengan meledaknya tank Israel. Seorang mujahidin lain menceritakan bahwa ketika dia hendak melepaskan misil, ia merasa ada yang membetulkan bidikannya ke kanan dan kiri sedikit.

Penulis sendiri mencium aroma wangi yang keluar dari kantong jasad kaku sang Syahid Abdullah As-Shanik padahal sudah 20 hari terbungkus. Aroma yang sama juga penulis cium dari jasad Syahid Musa Hasan Abu Nar yang terbunuh dan darahnya mengucur di lantai masjid. Meski darah itu dibersihkan namun aroma itu masih wangi. Bukan hanya penulis yang menciumnya namun yang lain juga demikian. Ini untuk meyakinkan penulis akan kebenaran jalan dan langkah Rasulullah saw meski orang-orang kafir dan munafik benci.

Bahkan kesaksian-kesaksian pasukan Yahudi yang disiarkan oleh Chanel 10 Israel bahwa mereka menyaksikan sosok aneh yang mereka yakini sebagai hantu yang keluar dari bumi dan memerangi mereka. Kesaksian seorang prajurit Israel yang buta akibat dilempar seorang laki-laki berpakaian putih-putih di matanya.

Bahkan ketakutan yang dicampakkan di hati-hati orang yahudi menjadikan mereka yang memiliki senjata jauh lebih canggih dari senjata kaum mujahidin ketakutan menyerang permukiman warga dan hanya menyerang anak-anak, wanita, kakek, nenek dan sipil yang tidak membawa senjata.

Wahai warga Gaza, para mujahidin yang sabar dan tegar, Allah bersama kalian kalian membuat perang kemuliaan di Gaza dan kalian tulis sejarah yang di lembaran bersinar, kalian kalahkan legenda militer Israel yang konon tak terkalahkan, kalian tanamkan ruh jihad di dalam umat meski dengan pengorbanan dan penghancuran rumah-rumah, meski mengorbankan syuhada dan luka-luka, kalian jual jiwa-jiwa kalian dan harta kalian dengan surga dan Allah membelinya, maka bergembiralah dengan perdagangan kalian dan itulah kemenangan yang besar.

Bagi-Mu ya Allah segala pujian dan bagi-Mu segala syukur, semua urusan dikembalikan kepada-Nya, yang terang dan rahasia, segala puji dengan Islam, Iman, Al-Quran, dengan ribat, jihad, sehingga Engkau mudahkan urusan kami dalam mengalahkan musuh kami, dan Engkau tolong mujahid kami. Segala puji bagi-Mu sesuai dengan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

* Aleg di Dewan Legislatif Palestina
Sumber:milist dan www.infopalestina.com

09 Februari 2009

ALBUM ke-12 IZZATULISLAM


Alhamdulillah album ke-12 Izzatulislam bekerjasama dengan TPPN DPP PKS yang dipersembahkan bagi kader-kader da'wah sudah selesai dicetak dan siap di distribusikan. Tapi bisa dapetin CD nya dimana ye??? he..he saya juga belum tau.. nanti kalo udah tau saya informasikan deh..

SEJARAH VALENTINE DAY


Sesungguhnya, belum ada kesepakatan final di antara para sejarawan tentang apa yang sebenarnya terjadi yang kemudian diperingati sebagai hari Valentine. Dalam buku 'Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop,Hallowen: So What?" (Rizki Ridyasmara, Pusaka Alkautsar, 2005), sejarah Valentine Day dikupas secara detil. Inilah salinannya:

Ada banyak versi tentang asal dari perayaan Hari Valentine ini. Yang paling populer memang kisah dari Santo Valentinus yang diyakini hidup pada masa Kaisar Claudius II yang kemudian menemui ajal pada tanggal 14 Februari 269M. Namun ini pun ada beberapa versi. Yang jelas dan tidak memiliki silang pendapat adalah kalau kita menelisik lebih jauh lagi ke dalam tradisi paganisme (dewa-dewi) Romawi Kuno, sesuatu yang dipenuhi dengan legenda, mitos, dan penyembahan berhala. Menurut pandangan tradisi Roma Kuno, pertengahan bulan Februari memang sudah dikenal sebagai periode cinta dan kesuburan. Dalam tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari disebut sebagai bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera. Di Roma kuno, 15 Februari dikenal sebagai hari raya Lupercalia, yang merujuk kepada nama salah satu dewa bernama Lupercus, sang dewa kesuburan. Dewa ini digambarkan sebagai laki-laki yang setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Di zaman Roma Kuno, para pendeta tiap tanggal 15 Februari akan melakukan ritual penyembahan kepada Dewa Lupercus dengan mempersembahkan korban berupa kambing kepada sang dewa. Setelah itu mereka minum anggur dan akan lari-lari di jalan-jalan dalam kota Roma sambil membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Para perempuan muda akan berebut untuk disentuh kulit kambing itu karena mereka percaya bahwa sentuhan kulit kambing tersebut akan bisa mendatangkan kesuburan bagi mereka. Sesuatu yang sangat dibanggakan di Roma kala itu. Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno yang berlangsung antara tanggal 13-18 Februari, di mana pada tanggal 15 Februari mencapai puncaknya. Dua hari pertama (13-14 Februari),dipersembahkan untuk dewi cinta (Queen of Feverish Love) bernama Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda berkumpul dan mengundi nama-nama gadis di dalam sebuah kotak. Lalu setiap pemuda dipersilakan mengambil nama secara acak.Gadis yang namanya ke luar harus menjadi kekasihnya selama setahun penuh untuk bersenang-senang dan menjadi obyek hiburan sang pemuda yang memilihnya. Keesokan harinya, 15 Februari, mereka ke kuil untuk meminta perlindungan Dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Selama upacara ini, para lelaki muda melecut gadis-gadis dengan kulit binatang. Para perempuan itu berebutan untuk bisa mendapat lecutan karena menganggap bahwa kian banyak mendapat lecutan maka mereka akan bertambah cantik dan subur. Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara paganisme (berhala) ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani. Antara lain mereka mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I. Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine's Day untuk menghormati Santo Valentine yang kebetulan meninggal pada tanggal 14 Februari. Tentang siapa sesungguhnya Santo Valentinus sendiri, seperti telah disinggung di muka, para sejarawan masih berbeda pendapat. Saat ini sekurangnya ada tiga nama Valentine yang meninggal pada 14 Februari. Seorang diantaranya dilukiskan sebagai orang yang mati pada masa Romawi. Namun inipun tidak pernah ada penjelasan yang detil siapa sesungguhnya "St.Valentine" termaksud juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda. Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II yang memerintahkan Kerajaan Roma berang dan memerintahkan agar menangkap dan memenjarakan Santo Valentine karena ia dengan berani menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih, sembari menolak menyembah tuhan-tuhannya orang Romawi. Orang-orang yang bersimpati pada Santo Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.Versi kedua menceritakan, Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat didalam medan peperangan daripada orang yang menikah. Sebab itu kaisar lalu melarang para pemuda yang menjadi tentara untuk menikah. Tindakan kaisar ini diam-diam mendapat tentangan dari Santo Valentine dan ia secara diam-diam pula menikahkan banyak pemuda hingga ia ketahuan dan ditangkap. Kaisar Cladius memutuskan hukuman gantung bagi Santo Valentine. Eksekusi dilakukan pada tanggal 14 Februari 269 M.


TRADISI KIRIM KARTU

Selain itu, tradisi mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan Santo Valentine. Pada tahun 1415 M, ketika Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine tanggal 14 Februari, ia mengirim puisi kepada isterinya di Perancis. Oleh Geoffrey Chaucer, penyair Inggris, peristiwa itu dikaitkannya dengan musim kawin burung-burung dalam puisinya. Lantas, bagaimana dengan ucapan "Be My Valentine?" yang sampai sekarang masih saja terdapat dibanyak kartu ucapan atau dinyatakan langsung oleh pasangannya masing-masing? Ken Sweiger mengatakan kata "Valentine" berasal dari bahasa Latin yang mempunyai persamaan dengan arti: "Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat, dan Yang Maha Kuasa". Kata ini sebenarnya pada zaman Romawi Kuno ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Disadari atau tidak, demikian Sweiger, jika seseorang meminta orang lain atau pasangannya menjadi "To be my Valentine?", maka dengan hal itu sesungguhnya kita telah terang-terangan melakukan suatu perbuatan yang dimurkai Tuhan, istilah Sweiger, karena meminta seseorang menjadi "Sang Maha Kuasa" dan hal itu sama saja dengan upaya menghidupkan kembali budaya pemujaan kepada berhala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi atau lelaki rupawan setengah telanjang yang bersayap dengan panah adalah putra Nimrod "the hunter" dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia begitu rupawan sehingga diburu banyak perempuan bahkan dikisahkan bahwa ibu kandungnya sendiri pun tertarik sehingga melakukan incest dengan anak kandungnya itu! Silang sengketa siapa sesungguhnya Santo Valentine sendiri juga terjadi didalam Gereja Katolik sendiri. Menurut gereja Katolik seperti yang ditulis dalam The Catholic Encyclopedia (1908), nama Santo Valentinus paling tidak merujuk pada tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda, yakni:seorang pastur di Roma, seorang uskup Interamna (modern Terni), dan seorang martir di provinsi Romawi Afrika. Koneksi antara ketiga martir ini dengan Hari Valentine juga tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius II, pada tahun 496 menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui secara pasti mengenai martir-martir ini, walau demikian Gelasius II tetap menyatakan tanggal 14 Februari tiap tahun sebagai hari raya peringatan Santo Valentinus. Ada yang mengatakan, Paus Gelasius II sengaja menetapkan hal ini untuk menandingi hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari. Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus di Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Jenazah itu kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke Gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi di dalam gereja. Pada hari itu, sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta. Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 dengan alasan sebagai bagian dari sebuah usaha gereja yang lebih luas untuk menghapus santo dan santa yang asal-muasalnya tidak bisa dipertanggungjawabkan karena hanya berdasarkan mitos atau legenda. Namun walau demikian, misa ini sampai sekarang masih dirayakan oleh kelompok-kelompok gereja tertentu. Jelas sudah, Hari Valentine sesungguhnya berasal dari mitos dan legenda zaman Romawi Kuno dimana masih berlaku kepercayaan paganisme (penyembahan berhala). Gereja Katolik sendiri tidak bisa menyepakati siapa sesungguhnya Santo Valentine yang dianggap menjadi martir pada tanggal 14 Februari. Walau demikian, perayaan ini pernah diperingati secara resmi Gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia dan dilarang secara resmi padatahun 1969. Beberapa kelompok gereja Katolik masih menyelenggarakanperingatan ini tiap tahunnya.


KEPENTINGAN BISNIS

Kalau pun Hari Valentine masih dihidup-hidupkan hingga sekarang, bahkan ada kesan kian meriah, itu tidak lain dari upaya para pengusaha yang bergerak dibidang pencetakan kartu ucapan, pengusaha hotel, pengusaha bunga, pengusaha penyelenggara acara, dan sejumlah pengusaha lain yang telah meraup keuntungan sangat besar dari event itu. Mereka sengaja, lewat kekuatan promosi dan marketingnya, meniup-niupkan HariValentine Day sebagai hari khusus yang sangat spesial bagi orang yang dikasihi, agar dagangan mereka laku dan mereka mendapat laba yang amat sangat besar. Inilah apa yang sering disebut oleh para sosiolog sebagai industrialisasi agama, dimana perayaan agama oleh kapitalis dibelokkan menjadi perayaan bisnis.


PESTA KEMAKSIATAN

Christendom adalah sebutan lain untuk tanah-tanah atau negeri-negeri Kristendi Barat. Awalnya hanya merujuk pada daratan Kristen Eropa seperti Inggris, Perancis, Belanda, Jerman, dan sebagainya, namun dewasa ini juga merambah kedaratan Amerika. Orang biasanya mengira perayaan Hari Valentine berasal dari Amerika. Namun sejarah menyatakan bahwa perayaan Hari Valentine sesungguhnya berasal dari Inggris. Di abad ke-19, Kerajaan Inggris masih menjajah wilayah Amerika Utara. Kebudayaan Kerajaan Inggris ini kemudian diimpor oleh daerah koloninya di Amerika Utara. Di Amerika, kartu Valentine pertama yang diproduksi secara massal dicetak setelah tahun 1847 oleh Esther A. Howland (1828 – 1904) dari Worcester, Massachusetts. Ayahnya memiliki sebuah toko buku dan toko peralatan kantor yang besar. Mr. Howland mendapat ilham untuk memproduksi kartu di Amerika dari sebuah kartu Valentine Inggris yang ia terima. Upayanya ini kemudian diikuti oleh pengusaha-pengusaha lainnya hingga kini.S ejak tahun 2001, The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) tiap tahun mengeluarkan penghargaan "Esther Howland Award for a GreetingCard Visionary" kepada perusahaan pencetak kartu terbaik. Sejak Howland memproduksi kartu ucapan Happy Valentine di Amerika, produksi kartu dibuat secara massal di selutuh dunia. The Greeting Card Association memperkirakan bahwa di seluruh dunia, sekitar satu milyar kartu Valentine dikirimkan per tahun. Ini adalah hari raya terbesar kedua setelah Natal dan Tahun Baru (Merry Christmast and The Happy New Year), di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama juga memperkirakan bahwa para perempuanlah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine. Mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu di Amerika mengalami diversifikasi. Kartu ucapan yang tadinya memegang titik sentral, sekarang hanya sebagai pengiring dari hadiah yang lebih besar. Hal ini sering dilakukan pria kepada perempuan. Hadiah-hadiahnya bisa berupa bunga mawar dan coklat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan kepada perempuan pilihan. Di Amerika Serikat dan beberapa negara Barat, sebuah kencan pada hari Valentine sering ditafsirkan sebagai permulaan dari suatu hubungan yang serius. Ini membuat perayaan Valentine di sana lebih bersifat 'dating' yang sering di akhiri dengan tidur bareng (perzinaan) ketimbang pengungkapan rasa kasih sayang dari anak ke orang tua, ke guru, dan sebagainya yang tulus dan tidak disertai kontak fisik. Inilah sesungguhnya esensi dari Valentine Day. Perayaan Valentine Day dinegara-negara Barat umumnya dipersepsikan sebagai hari di mana pasangan-pasangan kencan boleh melakukan apa saja, sesuatu yang lumrah dinegara-negara Barat, sepanjang malam itu. Malah diberbagai hotel diselenggarakan aneka lomba dan acara yang berakhir dimasing-masing kamar yang diisi sepasang manusia berlainan jenis. Ini yang dianggap wajar, belum lagi party-party yang lebih bersifat tertutup dan menjijikan.


IKUT MENGAKUI YESUS SEBAGAI TUHAN

Tiap tahun menjelang bulan Februari, banyak remaja Indonesia yang notabene mengaku beragama Islam ikut-ikutan sibuk mempersiapkan perayaan Valentine. Walau sudah banyak di antaranya yang mendengar bahwa Valentine Day adalah salah satu hari raya umat Kristiani yang mengandung nilai-nilai akidah Kristen, namun hal ini tidak terlalu dipusingkan mereka. "Ah, aku kan ngerayaain Valentine buat fun-fun aja…, " demikian banyak remaja Islam bersikap. Bisakah dibenarkan sikap dan pandangan seperti itu? Perayaan Hari Valentine memuat sejumlah pengakuan atas klaim dogma dan ideologi Kristiani seperti mengakui "Yesus sebagai Anak Tuhan" dan lain sebagainya. Merayakan Valentine Day berarti pula secara langsung atau tidak, ikut mengakui kebenaran atas dogma dan ideologi Kristiani tersebut, apa pun alasanya. Nah, jika ada seorang Muslim yang ikut-ikutan merayakan Hari Valentine, maka diakuinya atau tidak, ia juga ikut-ikutan menerima pandangan yang mengatakan bahwa "Yesus sebagai Anak Tuhan" dan sebagainya yang didalam Islam sesungguhnya sudah termasuk dalam perbuatan musyrik, menyekutukan Allah SWT, suatu perbuatan yang tidak akan mendapat ampunan dari Allah SWT. Naudzubillahi min dzalik!"Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut, "Demikian bunyi hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah juga berkata, "Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, "Selamat hari raya!" dan sejenisnya. Bagi yang mengucapkannya, kalaupun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya disisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut. Ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaanAllah. "Allah SWT sendiri di dalam Qur'an surat Al-Maidah ayat 51 melarang umat Islam untuk meniru-niru atau meneladani kaum Yahudi dan Nasrani, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi danNasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." Wallahu'alam bishawab.

Sumber:http:www.dgreenz04.blogspot.com

07 Februari 2009

PERMOHONAN MAAF KAMI

Kami Izzatulislam menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, bahwa pada tanggal 6 Februari 2009 pukul 22.00 sedianya Izzatulislam tampil pada acara yang ditayangkan pada salah satu stasiun televisi swasta nasional bekerjasama dengan KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina). namun berdasarkan informasi yang kami dapatkan karena durasi yang sangat singkat (1 jam) dari acara live yang sesungguhnya (3 jam), maka Izzatulislam urung ditampilkan dalam acara siaran tunda tersebut. perlu diketahui bahwa acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2009 di Balai Kartini Jakarta dan alhamdulillah kami tampil setelah Opick dengan membawakan 2 buah nasyid (Jundullah dan Duka Palestina). Acara baru selesai sekitar pukul 23.00. Atas ketidak nyamanan ini kami memohon maaf dan sungguh diluar kuasa kami. Syukron Jazakumulloh atas perhatiannya selama ini kepada Izzatulislam. Do'akan kami agar tetap istiqomah berda'wah lewat seni islam.amin

Talkshow Bersama Izzatulislam


Sabtu, 07 Februari 2009. Dibawah awan gelap dan hujan yang sesekali turun bersamaan dengan padatnya lalu lintas yang sudah menjadi pemandangan yang biasa dijalur antara Lenteng Agung-Depok. tepatnya disebuah gedung bernama gedung PPSDMS telah berlangsung konser kemanusiaan untuk Palestina yang diselenggarakan oleh STIT Nurul Fikri berkerjasama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Acara yang seharusnya Izzatulislam bisa tampil live disana terpaksa digagalkan karena banyaknya teman-teman Izzatulislam yang tidak bisa hadir pada acara tersebut, namun bukan berarti Izzatulislam tidak datang loh.. Alhamdulillah format acara dirubah menjadi talkshow tentang Izzatulislam dan nasyid bertema Palestina dan mewakili temen-temen Izzatulislam hadir mas rahmat dan saya sendiri... hmmm seru juga...salut deh buat mbak-mbaknya yang sudah bersusah payah menyelenggarakan acara ini.. demi PALESTINA MERDEKA....

The Girl Who Silenced The World

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ). ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak lain mengenai masalah lingkungan. Dan mereka pun diundang menghadiri konferensi lingkungan hidup PBB tahun 1992, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka. Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun. Inilah Isi pidato tersebut: ( sumber The Collage Foundation ) "Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization. Kami adalah Kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja. Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.Saya berada disini mewakili anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak boleh tidak didengar.Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang" dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya. Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya. Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama seperti saya sekarang? Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya! Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang yang telah punah. Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA! Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi dan anda semua adalah anak dari seseorang. Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut. Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama. Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan. Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuangnya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu tetap saja negara di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi. Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi. Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya, dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal dan Cinta serta kasih sayang " .Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah? Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak yang hidup di Favellas di Rio, saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia, seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua uang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini. Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain. Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan. Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konferensi ini. mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak anda semua , anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak mereka dengan mengatakan " Semuanya akan baik-baik saja ". 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya, tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? ayah saya selalu berkata "kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata mu " jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata tersebut. Sekian dan terima kasih atas perhatiannya".
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidatonya selesai serempak seluruh Ooang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun. Dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya.." Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan isinya. Disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembar pun naskah untuk berpidato, sedang kan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh assisten saya kemarin Saya .... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun.

Cerita ini benar terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar pidato yang dikatakannya dalam pidato tersebut tanpa dilebihkan .Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?

Sumber: Milist

06 Februari 2009

21 Malam di Gaza


Oleh: Tifatul Sembiring (Presiden PKS)

Lelehan darah dan air mata rakyat Palestina meneriakkan kepiluan, “WaaIslamah…”. Di manakah saudara-saudara seiman?. Sedangkan Rasulullah saw. pernah bersabda, “Perumpamaan orang-orang beriman dalam percintaan dan kasih sayang mereka, bagaikan satu tubuh. Bila ada satu bagian yang sakit, maka semua tubuh merasakan sakit dan demam, hingga tidak bisa tidur”. Di mana engkau wahai saudaraku kaum muslimin, Saat kaum Yahudi datang merobek-robek rumah kami, Menumpahkan segala jenis bom-bom dan amunisi Kreasi akhir zaman berteknologi tinggi. Kami bertempur melawan musuh dan dinginnya malam. Dengan tangan-tangan kosong, yang hanya tinggal kepalan. Di mana engkau wahai saudaraku kaum muslimin, Saat kami berlari-lari dikegelapan. Menghindari desing peluru yang berhamburan, Menyeret kaki berdarah-darah. Yang sobek tertancap besi yang patah. Di mana engkau wahai saudaraku kaum muslimin, Saat keluarga kami dicerai-beraikan, Oleh panasnya bom fosfor yang melelehkan jagat di badan.Saat aku berdiam menggigil di bawah gundukan. Menanti waktu pagi saat gencatan. Di mana engkau wahai saudaraku kaum muslimin, Ketika kutemui anak-anak kami terserak bergeletakan, Dengan tubuh lebam penuh luka mematikan. Saat jeritanku pecah, tak lagi tertahankan. Menatap ketiga jasad mereka yang kaku dan diam. Rasa nyeri hati tak mampu kusabarkan. Semalam penuh mereka meraung-raung kesakitan.Kini…Kukecup satu per satu buah hati kami… dengan tatapan mata perpisahan, Gaza… oh Gaza, dua puluh satu malam.Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Tiga minggu penuh serangan brutal Israel dihujamkan ke wilayah Palestina di jalur Gaza. Pada awalnya serbuan dimulai dengan pesawat-pesawat canggih F-16 yang memekakkan telinga di jalur Gaza. Jalur yang sempit itu hanya memiliki lebar rata-rata lima kilometer dengan bagian yang paling lebar tidak lebih dari dua belas kilometer.Di sebelah Utara dan Timur berbatasan dengan Israel, di sebelah Barat ada bibir laut Mediterania. Di Selatan ada sebuah celah sempit—kota Rafah—berbatasan dengan Mesir. Akan tetapi perbatasan ini dijaga oleh dua lapis pasukan. Lapis pertama oleh tentara Mesir dan lapis ke dua adalah tentara Israel. Dengan bom-bom cluster yang canggih, senjata terbaru buatan Amerika, Israel menghancurkan dan membombardir sasaran-sasaran sipil. Mereka tidak peduli apakah itu mesjid,sekolah-sekolah, rumah-rumah, bahkan tempat-tempat penampungan pengungsi yang dikelola oleh PBB. Semua mereka hantam dengan membabibuta. Serangan ini hanya dilawan Hamas dengan senjata-senjata kecil yang biasanya digunakan dalam perang kota. Tentu saja, terjadi ketidakseimbangan kekuatan yang sangat mencolok, karena harus melawan berbagai kekuatan senjata dan alat pembunuh yang canggih keluaran terbaru. Ditengah berlangsungnya kebiadaban ini, dengan tenang dan penuh diplomasi, George W. Bush—Presiden Amerika Serikat saat itu--mengatakan bahwa Israel hanya sedang membela diri karena ditembak roket-roket Hamas. Tidak puas dengan serangan udara, hari berikutnya tank-tank Israel merangsek masuk ke wilayah Gaza, menghantam dan meluluhlantakkan bangunan-bangunan yang ada. Tanpa belas kasihan, seorang wanita yang mengibarkan bendera putihpun dihajar oleh peluru tank Israel, hingga tubuhnya hancur berserpihan. Tentara-tentara Yahudi ini memang takpeduli, apakah sasarannya perawat, dokter, pekerja sosial, atau wartawan sekalipun, semua dibantai. Sementara belasan negara Arab hanya mematung bingung tanpa protes, tanpa bantuan, dan tanpa pembelaan. Setiap pagi mata kita berkaca-kaca menyaksikan berita tentang Gaza ditelevisi. Malam demi malam korban selalu bertambah. Tidak kurang dari seratus orang rata-rata korban meninggal setiap hari dan lebih dari lima ratus orang luka berat. Saat gencatan senjata, setelah Gaza diserang selama tiga pekan, data jumlah korban meninggal lebih dari1500 orang dan lebih dari 5000 orang luka berat dengan cacat permanen atau kelumpuhan dan amputasi anggota badan.Kebiadaban Israel ini memang di luar perikemanusiaan yang dikenal oleh peradaban. Bangsa yang telah dikutuk Allah swt. melalui lisan Daud dan Isa ‘alaihimassalam ini datang dan merampas tanah-tanah rakyat Palestina, setelah Inggris menduduki wilayah tersebut paska Perang Dunia I. Skenario mendatangkan orang-orang Yahudi ke Palestinapun dimulai. Perlahan namun jumlah mereka setiap waktu meningkat sangat siginifikan. Lalu pada tahun 1922, PBB menguatkan mandat Palestina dibawah Inggris. Teror-teror Yahudi atas penduduk Palestina, bahkan kasus pembakaran Masjidil Aqsha, mendapat perlindungan penuh dari tentara Inggris. Dan atas bantuan PBB, Inggris, Rusia dan Amerika, maka pada tahun 1948 berdirilah Negara Israel. Mereka memperluas wilayah pendudukan atas Palestina dan wilayah Arab sekitarnya. Selanjutnya lebih ekspansi lagi dalam perang tahun 1967. Jadi sekali lagi perlu ditegaskan dan diingatkan, bahwa status Israel atas Palestina adalah PENJAJAHAN. Awalnya hanya 5% wilayah Palestina yang diduduki oleh Yahudi. Namun kini lebih dari 80% tanah Palestina telah dirampas Israel. Kisah terakhir adalah dipenghujung tahun 2008. setelah Israel sukses memecah belah pemerintahan Palestina hasil pemilu yang paling demokratis. Pemilu yang dimenangkan oleh Hamas tersebut dimusuhi,diboikot, termasuk oleh AS dan Negara-negara Eropa. Kemudian Palestina dibelah, Mahmud Abbas dan Fatah mengklaim Tepi Barat, sementara Hamas bertahan di Gaza. Lalu disepakati gencatan senjata antara Hamas dengan Israel, namun Israel memblokade seluruh perbatasan. Tentara-tentara Yahudi memutus aliran listrik, menyetop pasokan gas dan juga memutus aliran air bersih ke Gaza. Mereka juga menyetop dan menahan semua bantuan, termasuk makanan maupun obat-obatan bagi rakyat Palestina.Tampak jelas sekali Israel amat berambisi membuat 1,5 juta rakyat Palestina yang tinggal di Gaza ini mati perlahan. Korbanpun mulai berjatuhan.Untuk memecah kebuntuan, setelah berakhirnya masa gencatan senjata,guna menarik perhatian dunia Internasional, maka Hamas menembakkan beberapa roket kecil ke wilayah Israel yang mengakibatkan kerusakan berupa lubang-lubang dangkal sebesar piring makan. Inilah yang kemudian direspon Israel dengan memborbardir habis Gaza selama 21 malam berturut-turut. Lelehan darah dan air mata rakyat Palestina meneriakkan kepiluan, “Waa Islamah…”. Di manakah saudara-saudara seiman?. Sedangkan Rasulullah saw. pernah bersabda, “Perumpamaan orang-orang beriman dalam percintaan dan kasih sayang mereka, bagaikan satu tubuh. Bila ada satu bagian yang sakit, maka semua tubuh merasakan sakit dan demam, hingga tidak bisa tidur”. Kita melihat sedikit sekali perhatian dunia Islam pada saudara-saudara kita di Gaza. Padahal, sumbangan ini walaupun kecil—katakanlah walau hanya satu dolar—akan sangat berarti manakala seluruh ummat Islam di dunia serempak melakukannya, agar saudara-saudara kita di Gaza pulih dari penderitaan dan kehancurannya. Solidaritas kita akan mengalirkan semangat pada rakyat Palestina di Gaza, hingga mereka akan bangkit dan terus berjuang. Bahkan seorang Michael Heart pun terinspirasi menggubah sebuah lagu ”Song for Gaza”,untuk melawan kezaliman ini, diantara bait syairnya berbunyi:“We will not go down in the night without a fight, you can burn up our mosques and our homes and our schools, but our spirit will never die.We will not go downin Gaza tonight.” Memang kita sendiri—bangsa Indonesia—yang hampir 90% penduduknya adalah muslim. Peran dan kontribusi kita, sangat diharapkan oleh Negara-negara Islam lainnya, namun masih sangat sedikit memberi perhatian kepada rakyat Palestina. Berbagai demonstrasi solidaritas yang dilakukan, memprotes kebrutalan Israel, masih harus menerima cibiran dan kecurigaan dari beberapa kalangan. Dan saudaraku, betapa aku jadi malu sendiri, ternyata masih amat sedikit yang dapat kulakukan. Dan aku lebih tidak peduli lagi, ketika disebut sebagai tersangka, sebab membela saudara kami dari kejahatan kemanusiaan. Wallahua’lambishawwab.

Sumber : http:www.pks. or.id

10 Hal Yang Perlu Kita Ketahui Tentang Propaganda


1 - Menyajikan fakta (kebenaran) bukan berarti terlepas dari yang namanya propaganda; propaganda berkembang pesat dalam menyajikan berbagai jenis kebenaran, termasuk fakta yang hanya mengandung setengah kebenaran, fakta yg sama sekali tidak benar, fakta yang terbatas, lepas dari konteks kebenaran itu sendiri. Propaganda modern yang paling efektif adalah ketika propaganda tersebut menyajikan informasi seakurat mungkin. Menyajikan Kedustaan yang besar atau Kebohongan Tinggi merupakan bentuk propaganda yang paling tidak efektif.


2 - Propaganda tidaklah begitu banyak didesign untuk mengubah pendapat sebanyak sebagaimana ia didesign untuk memperkuat pendapat, prasangka dan sikap yang ada. Propaganda yang paling berhasil adalah propaganda yang akan mendorong manusia untuk beraksi atau sebaliknya memperkuat sesuatu yang tadinya sudah diyakini oleh manusia sebagai kebenaran, kemudian dijadikan sedemikian hingga orang itu tidak lagi mempercayai kebenaran tersebut dan menjadikannya malas melakukan kebenaran yang sebelumnya telah ia yakini.


3 - Pendidikan tidaklah memerlukan perlindungan maksimal melawan propaganda. Para cendikiawan dan mereka "yang berpendidikan" merupakan komponen yang paling ringkih terhadap kampanye propaganda, karena mereka:
cenderung menyerap kebanyakan informasi (termasuk informasi dari tangan kedua, kabar dari orang, desas-desus, dan informasi yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya);
terpaksa memiliki pendapat atas hal-hal yang terjadi pada suatu hari tertentu dan hingga dengan begitu mereka mengekspos pendapatnya sendiri lebih daripada pendapat-pendapat orang lain dan mengkampanyekan propaganda; dan
menganggap diri mereka sendiri bebas dari pengaruh propaganda, dengan cara demikian mereka telah membuat diri mereka sendiri lebih rentan terhadap propaganda.

4 - Apa yang membuat penelitian mengenai propaganda menjadi demikian meragukan adalah bahwa secara umum hal tersebut dianggap sebagai penelitian sisi yang lebih gelap dari sifat kami; penelitian mengenai kejahatan mereka lawan sisi baik kami. Mereka yang kami pertimbangkan sebagai kejahatan yang berkembang pesat dalam propaganda, sementara kami hanya menyebarkan kebenaran saja. Cara terbaik untuk mempelajari propaganda adalah dengan memisahkan pertimbangan-pertimbangan etis seseorang dari fenomena gejala itu sendiri. Propaganda berkembang pesat dan eksis, demi kepentingan etis dan tidak etis.


5 - Propaganda mencoba mengubah pendapat umum, khususnya untuk menjadikan orang agar menyesuaikan diri terhadap sudut pandang propagandis. Dalam segi ini, propaganda manapun merupakan suatu bentuk manipulasi, untuk merubah aktivitas individu menjadi aktivitas khusus.


6 - Bentuk-bentuk komunikasi Modern, termasuk media massa, merupakan alat-alat propaganda. Tanpa pemusatan monopoli media massa, bisa dipastikan tidak ada terjadi propaganda modern. Untuk propaganda agar berkembang pesat, media harus tetap terpusat, kantor berita dan layanannya harus dibatasi, pers harus berada di bawah pimpinan pusat, dan radio, film, dan monopoli televisi harus meliputi semuanya.


7 - Setiap orang harus peduli terhadap yang namanya propaganda, keterbatasannya, kekuatannya, pengaruhnya, dan kualitas persuasifnya, manakala seseorang menguasainya. Dengan mengatakan bahwa "seseorang bebas dari pengaruh propaganda" justru itu merupakan suatu tanda pasti bahwa propaganda tersebut telah tersebar dalam masyarakat.


8 - Propaganda Modern bermula di negara berhukum thoghut Amerika Serikat pada awal Abad 20-an. Selama Perang Dunia I, media massa diintegrasikan dengan metode hubungan masyarakat dan periklanan demi mengadvokasi dan membiayai bantuan untuk perang. Dewan Kembu mendirikan kampanye humas Amerika pertama untuk menyebarkan dan menebarkan ajaran injil dengan cara Amerika ke seluruh penjuru bola dunia.


9 - Di Negara thoghut Amerika Serikat, propaganda komersial pribadi merupakan hal yang sama pentingnya dengan gagasan demokrasi propaganda pemerintah. Iklan komersial menarik perhatian orang-orang melalui periklanan, yang merangsang fantasi dan dorongan hati yang tidak masuk akal, merupakan beberapa bentuk propaganda yang paling tersebar dalam keberadaannya hari ini.


10 - Propaganda dalam suatu sistem kuffar demokrasi memperlihatkan fakta dalam pengertian bahwa propaganda tersebut menciptakan "pengikut sejati" yang secara ideologi terikat dengan perkembangan demokrasi tersebut sebagaimana lainnya yang terikat secara ideologi atas kontrolnya. Pengabadian sistem kuffar demokrasi dan keyakinan ideal dalam menghadapi kekuatan yang terpusat dalam institusi-institusi propaganda (baik itu media maupun institusi-institusi politik) merupakan suatu bentuk kemenangan propaganda busuk yang terjadi dalam masyarakat modern Amerika (ص'l).

Artikel ini disusun oleh Nancy Snow, Ph.D. (Jacques Ellul, Propaganda) yang kemudian diterjemahkan secara bebas tanpa mengurangi makna yg sebenarnya.

Sumber: Theunjustmedia

05 Februari 2009

FATWA TENTANG NASYID


Fatwa Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah
Beliau memiliki beberapa fatwa, mohon dikritisi.
Fatwa 1:
سماحة الشيخ عبدالعزيز بن باز س: ما حكم استماع أشرطة الأناشيد الإسلامية؟ جـ- الأناشيد تختلف فإذا كانت سليمة ليس فيها إلا الدعوة إلى الخير والتذكير بالخير وطاعة الله ورسوله والدعوة إلى حماية الأوطان من كيد الأعداء والاستعداد للأعداء ، ونحو ذلك ، فليس فيها شيء . أما إذا كان فيها غير ذلك من دعوة إلى المعاصي واختلاط النساء بالرجال أو تكشفهن عندهم أو أي فساد كان فلا يجوز استماعها .

Beliau ditanya: "Apa hukum mendengarkan kaset-kaset nasyid Islami?
Beliau menjawab:
"(Hukum) Nasyid memiliki perbedaan. Jika nasyid tersebut benar, tidak ada di dalamnya kecuali ajakan pada kebaikan dan peringatan pada kebaikan dan ketaatan kepada Allah dan RasulNya, serta ajakan kepada pembelaan kepada tanah air dari tipu daya musuh, dan menyiapkan diri melawan musuh, dan yang semisalnya, maka tidak apa-apa. Ada pun jika di dalam nasyid tidak seperti itu, berupa ajakan kepada maksiat, campur baur antara laki-laki dan wanita, atau para wanita membuka auratnya, atau kerusakan apa pun, maka tidak boleh mendengarkannya." (Selesai fatwa pertama)
Fatwa 2:
سماحة الشيخ عبد العزيز بن عبد الله بن باز رحمه الله : الأناشيد الإسلامية مثل الأشعار؛ إن كانت سليمة فهي سليمة ، و إن كانت فيها منكر فهي منكر ... و الحاصل أن البَتَّ فيها مطلقاً ليس بسديد ، بل يُنظر فيها ؛ فالأناشيد السليمة لا بأس بها ، والأناشيد التي فيها منكر أو دعوة إلى منكرٍ منكرةٌ ) [ راجع هذه الفتوى في شريط أسئلة و أجوبة الجامع الكبير ، رقم : 90 / أ [

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz berkata:
"Nasyid-nasyid Islam itu seperti sya'ir-sya'ir. Jika dia benar isinya, maka dia benar. Jika di dalamnya terdapat kemungkaran, maka dia munkar .... wal hasil, memutuskan hukum nasyid secara mutlak (general/menyamaratakan) tidaklah benar, tetapi mesti dilihat dulu. Maka, jika nasyid-nasyid tersebut baik, maka tidak apa-apa. Dan nasyid-nasyid yang terdapat kemungkaran atau ajakan kepada kemunkaran, maka dia munkar." (Lihat fatwa ini dalam kaset tanya jawab, Al Jami' Al Kabir, no. 90/side. A) (selesai fatwa kedua)
Fatwa 3:
السؤال: كثر الكلام حول موضوع الأناشيد الإسلامية، والناس في حيرة حول هذا، وجاءت أسئلة بخصوص هذا الموضوع،أكثر من سؤال، فنرجوا من سماحتكم التفضّل ببيان ذلك وتوضيحه؟؟ فأجاب سماحة الشيخ عبد العزيز بن باز- رحمه الله :
الأناشيد الإسلامية فيها تفصيل، لا يمكن الجواب عنها مطلق، لا بد يكون فيها تفصيل؛ فكل شِعر أو أنشودة، سواء سمي أناشيد إسلامية أو غير ذلك، لابد أن يكون سليماً مما يخالف الشرع المطهّر، فإذا كان سليماً مما يُخالف الشرع المطهر في مدح قيمة الأخلاق كالكرم والجود، في الحث على الجهاد في سبيل الله، في الحث على حماية الأوطان من الأعداء، في الحث على الإخلاص لله في العمل، في الحث على بر الوالدين، وعلى إكرام الجار، على غير هذا من الشؤون الإسلامية، بأساليب واضحة ليس فيها ما يخالف الشرع المطهّر، فليس فيها بأس مثل ما قال الشافعي-رحمه الله- في الشعر- هو كان على خير نسق-: حسنه حسن، وقبيحه قبيح . قال النبي صلى الله عليه وسلم: " إن من الشعر حكمة ". الله قال-جلا وعلا-: " والشعراء يتبعهم الغاوون*ألم تر أنهم في كل واد يهيمون * وأنهم يقولون مالايفعلون * إلا الذين آمنوا وعملوا الصالحات وذكروا الله كثيراً....... "الآية. فهؤلاء مُستَثنَون..إذا كان شعره سليماً، داخلاً في العمل الصالح..فهو مُستثنى. ومن كان شعره ليس داخلاً في ذلك بأن يدعو إلى ما يُخالف الشرع، فإنه لا يكون أمره طيباً، ولا ينبغي أن يُسمح له، بل ينبغي أن يُترك حتى يكون شعره موافقاً لشرع الله، سليماً مما يُخالفه. فكل أنشودة أو أناشيد ينبغي أن تُعرض على أهل العلم،على لجنة من أهل العلم ينظرونها، ويُنقّحونها، فإذا نقّحوها وبيّنوا أنها جائزة تُقدّم للمدرسة أو لغير المدرسة.. ولا تُقبل من كل أحد هذه الأناشيد بل تُنظر فيها من لجنة، إذا كانت من جهة المعارف فمن جهة المعارف، وإذا كانت من جهة المعاهد فمن جهة المعاهد..من أي جهة تكون هذه الأناشيد ؛لا يُسمح بها حتى تُعرض على لجنة من أهل العلم والبصيرة، المعروفين بالاستقامة والعلم بالشرع حتى ينظروا فيها، لأن التساهل فيها قد يُفضي إلى شرٍّ كثير..فلا بد أن تُعرض على أهل العلم الذين يُعرف فيهم العلم والفضل والغيرة الإسلامية..[كلمة غير واضحة] فيها، ويبينون مافيها من خلل، ثم يوجِّهون أهل الأناشيد إلى ماهو الأفضل..فقال السائل: طبعاً من رأي سماحتكم أن لا تطغى هذه الأناشيد على الإنصراف عن سماع القرآن الكريم، لأن بعض الإخوة يشتكي بأنها صرفتهم عن سماع القرآن والذكر؟؟
فقال سماحة الشيخ ابن باز-رحمه الله-: لابد أن يكون لها وقت خاص قليل، ما تشغلهم عما هو أهم، لا عن دروسهم، ولا عن القرآن، ولا عن الذكر، فيكون لها وقت قليل.. لكن إذا أُريدت يكون لها وقت، إما قبل الدروس ، أو بعد الدروس، أو في أثناء الدرس، إذا كان في هناك فائدة، تتعلق بالمصلحة الإسلامية، على ما يُوجّه اللجنة، لجنة العلماء، على توجيه اللجنة التي تختص بهذا الشيء، تنظر فيه، إما أن تقول تُفعل، أو لا تُفعل، أو تكون في وقت كذا، أو في خمس دقائق، أو في عشر دقائق، أو في أقل أو في أكثر..[ثم انقطع الصوت] ثم قال الشيخ ابن باز: إذا كانت إسلامية فهي إسلامية، وإذا كانت ليست إسلامية وهي مباحة فهي مباحة على حسب، قد تكون أناشيد شيطانية
فقال سائل:لكن ياشيخ بالنسبة للتسجيلات الإسلامية-جزاهم الله خير- عندهم الكثير منها وخالية من الموسيقى، وفي بعض منها شيء مختلط[غير متأكدة] بالموسيقى، والموسيقى حرام؟ فقال الشيخ ابن باز-رحمه الله-: ما أدري والله، أنا ما عندي خبر منها ، لكن القاعدة موافقة الشرع ومخالفته، الذي فيها موسيقى تُمنع.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya:
"Banyak perbincangan seputar nasyid-nasyid Islam, manusia nampak kebingungan tentang masalah ini, dan telah datang pertanyaan ini secara khusus sebagai tema yang paling banyak ditanyakan, maka kami berharap kepada Anda untuk memberikan penjelasan tentang persoalan ini?"

Syaikh menjawab:
"Nasyid-nasyid Islami ini, di dalamnya perlu ada perincian. Tidak mungkin menjawabnya secara general (memukul rata). Harus dibahas secara rinci. Maka, semua sya'ir atau nasyid, baik yang dinamakan nasyid Islami atau selainnya, harus bersih dari hal-hal yang bertentangan dengan syariat yang suci. Jika nasyid bersih dari hal-hal yang bertentangan dengan syariat, berupa pujian terhadap akhlak yang terpuji, seperti kedermawanan, anjuran untuk berjihad fisabilillah, anjuran melindungi tanah air dari musuh, anjuran ikhlas dalam beramal, anjuran berbakti kepada orang tua, memuliakan tetangga, dan perilaku islami lainnya, dengan cara yang jelas dan tidak ada di dalamnya pertentangan dengan syariat, maka hal itu tidak mengapa. Sebagaimana komentar Imam Asy Syafi'i –rahimahullah- tentang sya'ir, dan ucapan beliau ini adalah mutiara yang bagus, katanya: "kebaikannya adalah baik, dan keburukannya adalah buruk."
Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya di antara sya'ir itu terdapat hikmah."
Allah Ta'ala berfirman:
"Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap- tiap lembah, dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)? kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah .... (QS. Asy Syu'ara (26): 224-227)
Mereka inilah yang mendapatkan pengecualian, jika sya'irnya baik, maka itu termasuk amal shalih, maka mereka inilah yang dikecualikan.
Tetapi jika sya'irnya tidak termasuk yang seperti ini, lantaran mengajak kepada hal-hal yang bertentangan dengan syariat, maka itu bukanlah perkara yang baik, dan tidak seharusnya bertoleransi dengannya, bahkan wajib meninggalkannya hingga sya'ir tersebut sesuai dengan syariat Allah Ta'ala.
Hendaknya setiap nasyid diserahkan kepada ulama atau lembaga ulama untuk menilai dan mengoreksinya. Maka, jika sudah dikoreksi, dan mereka membolehkan untuk disampaikan di sekolah atau selain sekolah ... Janganlah diserahkan kepada tiap orang untuk menilai nasyid ini, tetapi hendaknya dinilai oleh lembaga. Jika yang menilai adalah dari lembaga ilmu pengetahuan umum maka mereka menilai dengan sudut pandangnya itu, jika yang menilai dari lembaga pesantren maka mereka juga akan menilai dengan sudut pandangnya. .. dari sudut apa pun cara pandang menilai nasyid-nasyid ini: tidaklah diberi kelapangan sampai dikembalikan kepada lembaga ahli ilmu dan pengetahuan, yang sudah diketahui keistiqamahannya terhadap syariat, karena menggampangkan masalah ini akan membawa kepada keburukan yang banyak .. maka harus dikembalikan kepada ulama yang mereka dikenal keilmuan, keutamaan, dan kecemburuannya terhadap Islam ... (ucapan tidak jelas) .. mereka menjelaskan cacat apa saja yang ada padanya, lalu mengarahkan para penasyid kepada apa yang lebih afdhal ..
Lalu Penanya berkata: Tentu .., diantara pendapat Anda janganlah berlebihan terhadap nasyid-nasyid ini, hingga memalingkan dari mendengarkan Al Quran, karena sebagian ikhwah ada yang mengeluh, bahwa nasyid telah memalingkan mereka dari mendengarkan Al Quran dan dzikir?
Syaikh bin Baz menjawab: "Dia semestinya memiliki waktu khusus yang sedikit saja, jangan sampai nasyid menyibukkan mereka dari hal yang lebih penting, baik dibanding pelajaran mereka, dibanding Al Quran, dan dibanding dzikir, maka hendaknya nasyid itu porsinya sedikit saja .. tetapi jika engkau menghendaki waktu khusus untuknya, baik sebelum belajar, atau setelahnya, atau ketika belajar, jika hal itu ada manfaat yang terkait dengan maslahat islam yang telah diarahkan oleh lembaga ulama yang secara khusus memberikan perhatian dalam masalah ini. Baik yang dikatakan oleh mereka untuk dilakukan atau tidak dilakukan, atau pada waktu sekian , atau selama lima menit atau sepuluh menit, atau lebih sedikit atau juga lebih lama .. " (lalu suara terputus).
Kemudian, Syaikh bin Baz berkata: "Nasyid yang Islami maka dia islami, yang tidak islami maka dia boleh pada kadar tertentu, jika berlebihan maka menjadi nasyid syaithani."
Berkata penanya: "Tetapi Ya Syaikh, kaitannya dengan perusahaan rekaman Islam –semoga Allah memberikan balasan kebaikan kepada mereka- banyak di antara nasyid-nasyid yang tanpa musik, dan sebagiannya sudah dicampur dengan musik ... (suara tidak kuat), dan musik itu haram?
Syaikh menjawab: "Saya tidak tahu, demi Allah, saya tidak punya info tentang itu. Tetapi, yang jadi kaidah adalah: 'sesuai dengan syariat dan bertentangan dengan syariat', jika pakai musik maka itu terlarang." (selesai fatwa ketiga)
Fatwa 4:
سماحة الشيخ عبدالعزيز بن باز س: يقول ابنتي تذهب إلى الروضة رياض الأطفال ولكن من بين الأشياء التي يؤدونها في الروضة أن المدرسة تفتح لهم المسجل وتسمعهم الأناشيد الغير مبتذلة مثلا عن الأم والوطن وما شابه ذلك ولكن تلك الأناشيد تكون مصحوبة بالموسيقي فهل يجوز لي أن أدع ابنتي تذهب وهل يكون على ذنب إذا استمعت لمثل ذلك؟ ج- هذا غلط من المدرسة أما سماع الطفلة الأناشيد السليمة فلا حرج في ذلك وهكذا الطفل وهكذا غيرهما من الأناشيد التي ليس فيها محرم إنما هي للتشجيع على الأخلاق الفاضلة أو ما يتعلق بواجب الوطن عليهم وواجب دولتهم ونحو ذلك أما اصطحابها بالموسيقي فهذا غلط ولا يجوز والواجب على القائم على الروضات منع ذلك حتى لا يبقى هناك مانع من مجيء الأطفال إليهم فعليك أنت وإخوانك أن تتصلوا بالمسئولين عن هذه الروضات حتى يمنعوا هذا الشيء لأن هذا لا حاجة إليه ويربى الأطفال الصغار على حب الموسيقي والتلذذ بها واستماعها بعد ذلك فالطفل على ما ربي عليه فعليكم أن تتصلوا بالمسئولين بهذا عن المدارس حتى يمنعوا ذلك وحتى تسلم هذه الروضات مما يخالف شرع الله سبحانه وتعالى.

Penanya berkata:
"Anak putri saya pergi ke taman sekolah TK, tetapi di sana sekolah menyambutnya dengan berbagai sambutan diantaranya adalah rekaman nasyid yang diperdengarkan kepada mereka, bertemakan semangat berkorban kepada ibu dan tanah air misalnya, dan sejenisnya. Tetapi pada nasyid tersebut diiringi dengan musik, apakah boleh bagi saya membiarkan anak saya pergi ke sana, dan apakah berdosa jika dia mendengarkan hal seperti itu?"
Jawab Syaikh:
"Itu merupakan kesalahan sekolah. Ada pun bagi anak-anak puteri mendengarkan nasyid-nasyid yang baik maka tidak mengapa hal itu. Begitu pula tidak mengapa bagi anak-anak putera dan selain mereka, yakni nasyid-nasyid yang tidak mengandung keharaman. Nasyid yang menggelorakan terbentuknya akhlak yang mulia, dan apa-apa yang terkait dengan kewajiban mereka terhadap tanah air dan negara. Ada pun iringan musik, maka itu kesalahan dan tidak boleh, dan wajib bagi penjaga taman untuk mencegahnya, sampai tidak ada lagi hal-hal yang menghalangi anak-anak untuk datang ke sana. Maka, anda dan saudara anda wajib menyampaikan kepada penanggung jawab taman-taman ini, sampai mereka menceah hal ini, sebab hal ini tidak dibutuhkan untuk mendidik mereka agar mencintai musik, menikmati, dan mendengarkannya setelah itu. Maka, hendaknya anak-anak mendapatkan apa-apa yang bisa mendidiknya, maka anda sampaikan hal ini kepada pihak penanggung jawab sekolah tentang hal ini, sehingga mereka mencegahnya sampai TK ini bersih dari apa-apa yang berselisihan dengan syariat Allah Ta'ala." (selesai fatwa keempat)
2. Al 'Allamah Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani Rahimahullah
محدّث الديار الشاميّة الشيخ محمد ناصر الدين الألباني رحمه الله إذا كانت هذه الأناشيد ذات معانٍ إسلامية ، و ليس معها شيء من المعازف و آلات الطرب كالدفوف و الطبول و نحوِها ، فهذا أمرٌ لا بأس به ، و لكن لابد من بيان شرطٍ مهم لجوازها ، وهو أن تكون خالية من المخالفات الشرعية ؛ كالغلوّ ، و نَحوِه ، ثم شرط آخر ، و هو عدم اتخاذها دَيدَناً ، إذ ذلك يصرِفُ سامعيها عن قراءة القرآن الذي وَرَدَ الحضُّ عليه في السُنَّة النبوية المطهرة ، و كذلك يصرِفُهُم عن طلب العلم النافع ، و الدعوة إلى الله سبحانه ]العدد الثاني من مجلة الأصالة ، الصادر بتاريخ 15 جمادى الآخرة 1413هـ ، ص : 73 [
Beliau berkata:
"Jika nasyid-nasyid ini memiliki muatan-muatan islami, dan tidak diiringi dengan alat-alat musik seperti dufuf (gendang), dan semisalnya, maka ini sesuatu yang tidak mengapa. Tetapi harus dijelaskan syarat penting untuk kebolehannya. Hendaknya tidak bertentangan dengan syariat, seperti ghuluw (melampaui batas) dan semisalnya, kemudian syarat lainnya, yaitu tidak menjadikannya sebagai kebiasaan, ingatlah, hal itu bisa mengalihkannya dari membaca Al Quran yang telah diperintahkan dengan tegas dalam sunah nabi, dan juga mengalihkannya dari menuntut ilmu yang bermanfaat, dan da'wah ilallahu Subhanahu wa Ta'ala .(Majalah Ashalah, edisi 2, tanggal 15 Jumadil Akhir 1413H, Hal. 73)

3. 'Allamah Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin Rahimahullah
الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله
ما رأى فضيلتكم فى الأناشيد الاسلامية ؟
الأناشيد الإسلامية كثر الكلام عليها وأنا لم أستمع إليها إلا من مدة طويلة، وهي أول ما خرجت لا بأس بها، ليس فيها دفوف، وتؤدى تأدية ليس فيها فتنة ، وليست على نغمات الأغاني المحرمة، لكن تطورت في الواقع وصارت يسمع منها قرع يمكن أن يكون غير الدف، ثم تطورت باختيار ذوي الأصوات الجميلة الفاتنة، ثم تطورت أيضا إلى أنها تؤدى على صفة الأغاني المحرمة، لذلك بقي في النفس منها شيء وقلق، ولا يمكن للإنسان أن يفتي بأنها جائزة على كل حال ولا محرمة على كل حال، وإذا كانت خالية من الأشياء التي ذكرتها فهي جائزة، أما إذا كانت مصحوبة بدف، أو كان مختارا لها ذوي الأصوات الجميلة التي تفتن ، أو أديت على نغمات الأغاني الهابطة فإنه لا يجوز السماع لها
"Banyak perbincangan tentang nasyid-nasyid Islami, dan saya tidak lagi mendengarkannya sudah sejak lama. Ketika awal keluarnya nasyid tidaklah mengapa. Tidak pakai dufuf (rebana), ditampilkan dengan tanpa hal-hal yang mengandung fitnah, tidak diperindah dengan nyanyian yang diharamkan, tetapi perkembangan realitanya, mendengarkan sebagian nasyid menjadi sesuatu yang berbahaya, mungkin bukan cuma memakai rebana, lalu berkembang lagi dengan memakai suara-suara yang indah mengandung fitnah, lalu berkembang lagi ditampilkan seperti penampilan lagu-lagu yang diharamkan, karena itu nasyid telah menyisakan sesuatu yang menggelisahkan, maka tidak mungkin manusia memfatwakan, bahwa nasyid itu boleh pada semua keadaan, dan haram dalam semua keadaan. Jika nasyid tersebut tidak terdapat halhal yang saya sebutkan, maka boleh saja mendnegarkannya. Ada pun jika diiringi dengan rebana, atau memakai suara - suara indah dan mengandung fitnah, dan ditampilkan dengan dihiasi cara-cara penyanyi rendahan, maka tidak boleh mendengarkannya." (Selesai fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin)
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin hafizhahullah
الشيخ عبدالله بن عبدالرحمن الجبرين
النشيد هو قراءة القصائد إما بصوت واحد أو بترديد جماعتين، وقد كرهه بعض المشايخ، وقالوا: إنه من طرق الصوفية، وأن الترنم به يشبه الأغاني التي تثير الغرائز، ويحصل بها نشوة ومحبة لتلك النغمات. ولكن المختار عندي: جواز ذلك- إذا سلمت من المحذور- وكانت القصائد لا محذور في معانيها، كالحماسية والأشعار التي تحتوي على تشجيع المسلمين على الأعمال، وتحذيرهم من المعاصي، وبعث الهمم إلى الجهاد، والمسابقة في فعل الخيرات، فإن مصلحتها ظاهرة، وهي بعيدة عن الأغاني، وسالمة من الترنم ومن دوافع الفساد.

"Nasyid adalah bacaan qasidah, baik dengan satu suara atau dua kelompk yang saling bersahutan, sebagian masyayikh ada yang memakruhkannya, mereka mengatakan itu merupakan jalan sufi, dan sesungguhnya melantunkannya merupakan penyerupaan dengan nyanyian yang berdampak bagi gharizah (instink), yang akan menghasilkan mabuk cinta lantaran keindahannya. Tetapi pendapat yang dipilih menurutku adalah hal itu boleh, jika bersih dari hal-hal yang harus diwaspadai. Qasidah yang makna-maknanya baik, seperti semangat atau syi'ar-syi'ar yang bisa menyemangati kaum musimin untuk beramal, dan memperingatkan mereka dari maksiat, dan membangkitkan semangat jihad, berlomba-lomba dalam melakukan kebajikan, maka maslahatnya jelas, dan jauh dari sifat nyanyian, bersih dan terhindar dari lantunan yang merusak." (selesai fatwa Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al Jibrin)
5. Lajnah Daimah Lil Ifta' Saudi Arabia
اللجنةُ الدائمةُ للإفتاءُ اعتَبَرَت اللجنةُ الدائمةُ للإفتاءُ الأناشيدَ بديلاً شرعيّاً عن الغناء المحرّم ، إذ جاء في فتاواها يجوز لك أن تستعيض عن هذه الأغاني بأناشيد إسلامية ، فيها من الحِكَم و المواعظ و العِبَر ما يثير الحماس و الغيرة على الدين ، و يهُزُّ العواطف الإسلامية ، و ينفر من الشر و دواعيه ، لتَبعَثَ نفسَ من يُنشِدُها ومن يسمعُها إلى طاعة الله ، و تُنَفِّر من معصيته تعالى ، و تَعَدِّي حدوده ، إلى الاحتماءِ بحِمَى شَرعِهِ ، و الجهادِ في سبيله . لكن لا يتخذ من ذلك وِرْداً لنفسه يلتزمُه ، و عادةً يستمر عليها ، بل يكون ذلك في الفينة بعد الفينة

Lajnah Daimah Lil Ifta' telah menjelaskan, nasyid-nasyid Islami sebagai alternatif pengganti yang syar'i terhadap nyanyian-nyayian yang haram. Demikianlah fatwanya.
"Boleh bagimu menggantikan nyanyian tersebut dengan nasyid-nasyid Islami, di dalamnya terdapat hikmah, pelajaran, dan 'ibrah yang memberikan pengaruh bagi semangat dan kecemburuan terhadap agama, menggerakkan belas kasih Islami, menjauh dari keburukan dan ajakannya, untuk membangkitkan ketaatan kepada Allah baik bagi yang menyenandung dan yang mendengarkannya, menjauh dari maksiat kepadaNya, melanggar batasNya, menjaga diri dengan syariatNya, serta berjihad di jalanNya.
Tetapi hendaknya tidak menjadikannya sebagai sebuah kelaziman dan kebiasaan terus menerus, melainkan sesekali saja.... dan seterusnya.
Sumber:milist

03 Februari 2009

Ikhwan Menyerukan Pemimpin Arab Mengikuti Erdogan


Para anggota parlemen Ikhwanul Muslimin Mesir, memberikan penghargaan yang tinggi terhadap sikap moral yang ditunjukkan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang mengikuti pertemuan para pemimpin dunia, yang membahas tentang ekonomi global di Davos, Swiss. Di mana Erdogan meninggalkan pertemuan Forum Davos, sesudah moderator David R.Ignatius, bertindak tidak adil, dan tidak memberikan kesempatan berbicara kepada Erdogan. David Ignatius, wartawan Washington Post, hanya memberikan kesempatan kepada Presiden Israel, Simon Peres, selama 25 menit, membela diri atas agresi militernya ke Gaza.
Pemimpin Fraksi Ikhwan di Parlemen Mesir, Dr.Mohammed El-Katatny, di depan pers, di Cairo, menyatakan : “Kami sangat memperhatikan dan mengikuti bencana kemanusiaan yang terjadi di Gaza, yang dialami kaum muslimin Palestina. Kami sangat menghargai atas keberanian Perdana Menteri Turki, Erdogan di dalam Forum Ekonomi di Davos, yang mengkritik Presiden Israel, Simon Peres, atas pidatonya, yang telah melakukan pembunuhan terhadap anak-anak, wanita dan orang tua di Gaza”, ungkap Katatny.
El-Katatny menyerukan para pemimpin Arab, khususnya yang berhubungan dengan Israel, dan terlibat di dalam forum-forum internasional mengikuti jejak dan mencontoh tindakan pemimpin Turki, Recep Tayyib Erdogan, dan menyatakan penolakan terhadap tindakan Israel yang brutal terhdap rakyat Palestina.
“Ini lebih layak bagi para pemimpin Arab, dari pada menyombongkan sikap arabismenya, dan lebih menunjukkan perhatiannya terhadap rakyat Palestina yang sudah berlumuran darah”, ujar Katatny. Tapi, justru para pemimpin Arab lebih sibuk memikirkan nasib Israel dibandingkan memikirkan nasib saudaranya di Gaza, yang didzalimi Israel. (m/pic)
Sumber:www.eramuslim.com

Dampak Perang, Anak-Anak Gaza Ciptakan "Alfabet Baru"


Perang brutal Israel yang dilancarkan ke Jalur Gaza selama 22 hari melekat kuat dalam ingatan anak-anak Gaza. Sedemikian melekatnya, sehingga anak-anak Gaza memaknai susunan abjad dalam alfabet dengan kata-kata yang berkaitan dengan peperangan yang baru saja mereka alami.
Shaimaa, seorang siswi sekolah dasar di Gaza berusia 10 tahun, tidak lagi menuliskan huruf A misalnya, untuk kata "Apple" atau huruf B untuk kata "Ball". Shaimaa lebih memilik kata "Apache" (jenis helikopter tempur yang digunakan Israel saat menyerang Gaza) untuk huruf A, kata "Blood" (darah) untuk huruf B, kata Coffin (peti mati) untuk huruf C dan kata "Destruction" (kehancuran) untuk huruf D dan seterusnya.
Shaimaa menuliskan koleksi kata-kata semacam itu untuk semua alfabet dalam buku catatannya yang berwarna-warni. Shaimaa bahkan menyatakan, alfabet yang dibuatnya itu harus dipadukan ke dalam kurikulum sekolah karena lebih cocok digunakan untuk belajar sehari-sehari di sekolah.
Hampir semua anak-anak Gaza melakukan hal yang sama dengan Shaimaa. Mereka membuat membuat kata-kata dari susunan alfabet berdasarkan pengalaman mereka melihat dan merasakan sendiri kekejaman Israel dalam perang yang baru saja usai.
Seorang guru di Gaza bernama Amal Yunis mengakui banyak anak-anak tingkat taman kanak-kanak di kelasnya yang juga menggunakan kata-kata yang hampir sama dengan yang digunakan Shaimaa. Ia menceritakan pengalamannya ketika mengajar di dalam kelas, ia menempelkan gambar apel (Apple), bunga (Flower) dan kelinci (Rabbits) dengan warna-warna yang mencolok dengan maksud membuat anak-anak senang melihatnya. Amal lalu bertanya pada murid-muridnya,"Anak-anak, siapa yang tahu kata yang diawali dengan huruf 'F'?
Seorang muridnya bernama Amgad menjawab,"Saya tahu, Bu. 'F' untuk 'F-16' (jenis pesawat tempur yang digunakan Israel)."
Yunis berusaha menjelaskan dan meyakinkan murid-muridnya bahwa jawaban yang benar adalah "Flower". Tapi ia makin terkejut ketika siswa-siswi kecilnya malah memberikan kata-kata yang lain seperti "Fear" (takut), "Flee" (mengungsi) dan "Fire" (api, kebakaran).
Serangan keji Israel ke Gaza membuat anak-anak di Gaza kini akrab dengan bahasa-bahasa yang merefleksikan pengalaman mengerikan mereka selama perang berlangsung. Seorang ibu bernama Umi Faras mengatakan, anak-anaknya kini lebih banyak memperbincangkan tentang perang, pemboman dan kematian. Salah seorang anak lelaki Umi Faras yang masih berusia tiga tahun, sampai sekarang bahkan masih suka gemetar dan menjerit ketakutan jika mendengar suara-suara bising di luar rumah.
"Dia akan menangis dan berteriak, 'ibu .. bom, bom'," tutur Umi Faras.
Lain lagi dengan Alaa Al-Shawwa, seorang anak perempuan Gaza berusia 6 tahun. Ia tidak percaya dengan dongeng-dongeng yang diceritakan ibunya sebelum ia tidur. Ala selalu mengatakan pada orang tuanya, "Tidak Bu. Anak perempuan berbaju merah itu tidak dimakan oleh srigala. Tapi dia dibunuh oleh orang-orang Israel."
Perilaku anak-anak di Gaza, seperti Shaimaa atau Al-Shawwa menunjukkan bahwa mereka mengalami masa-masa yang menakutkan dan penuh tekanan selama berminggu-minggu serangan brutal Israel. Trauma akibat perang telah merampas sifat anak-anak mereka.
"Mereka lupa apa itu damai, gembira dan lucu. Mereka cuma ingat tentang perang, darah dan kematian," kata Fadl Abu Hayen, direktur Center for Social Rehabilitation and Crisis Management.
Itulah gambaran anak-anak di Gaza sekarang, mereka kehilangan masa kanak-kanak yang seharusnya bisa mereka nikmati dengan keriangan dan kehangatan. Sebuah studi yang dilakukan Universitas Queen, Kanada menyebutkan bahwa pola kekerasan yang dialami anak-anak Palestina mengakibatkan dampak psikologis yang sangat serius dan butuh waktu bertahun-tahun untuk memulihkannya. (ln/iol)

Sumber:www.eramuslim.com

Ada Yahudi di Indonesia?


Menjelang awal tahun 2009, Israel membumihanguskan Gaza. Tapi usai agresi itu, bangsa Yahudi mulai menuai apa yang dilakukan oleh pemerintahanya terhadap bangsa Palestina.
Balasan itu tidak berupa pembantaian seperti yang diterima oleh warga Gaza, tetapi sikap warga dunia yang secara serentak seakan dikomando, memusuhi orang-orang Yahudi.
Tidak hanya orang Islam, tetapi juga orang sekular dan kristen pun menjadi sangat membenci bangsa yang menjadikan Talmud sebagai kitab suci mereka. Yahudi menyebut sikap itu sebagai anti-Semit.
Saat ini, jumlah keseluruhan populasi Yahudi di dunia adalah 14 juta jiwa, dengan distribusi 7 juta di AS, 5 juta di Asia, 2 juta di Eropa, dan 100 ribu di Afrika.
Di negara-negara Islam, salah satunya Indonesia, jumlah total Yahudi adalah 1.5 juta orang. Yahudi membuat perbandingan dengan kalkulasi seperti ini satu Yahudi untuk 107 orang Islam, di seluruh dunia.
Saat ini, seperti diketahui, produk Yahudi mengepung seluruh sendi kehidupan di semua belahan dunia. Di antaranya Polo Ralph Lauren, Coca Cola, Levi's Jeans Levi Strauss , DKNY Donna Karan, Dunkin Donuts, dll.
Begitu juga dengan para ilmuwan dan tokoh politik internasional didominasi oleh Yahudi. Ada nama Henry Kissinger (mantan Sekretaris Negara AS), George Soros (pengamat ekonomi dan politik), atau Steven Speilberg (sutradara film Hollywood). Di bidang media, CNN, ABC, Washington Post, NY TImes, Disney juga dikuasai oleh Yahudi.
Di Indonesia sendiri saat ini diperkirakan kaum Yahudi berjumlah 20 orang. 6 orang di antaranya adalah orang-orang yang terkenal.
(sa/berbagaisumber)